BERITA
  • 02 September 2020
  • 0 Komentar
  • 232 Kali Dilihat
HIMBAWAN CAMAT ADILUWIH DI PEKON-PEKON UNTUK MEMAKAI MASKER

Sesuai anjuran pemerintah pusat dan WHO, Camat Adiluwih Gandung Hartadi mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan seluruh warganya mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 440/043/SGTPP-COVID-19 tanggal 3 April 2020 Tentang Penggunaan Masker Untuk Mencegah Penularan COVID-19. “Semua warga Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu tanpa kecuali, wajib menggunakan masker saat berada di luar rumah. Jika ada yang tidak pakai, akan ditertibkan atau diberi sanksi oleh petugas,” tutur Gandung di sela-sela Sosialisasi Dan Himbauan kepada Masyarakat saat Di Pasar Malam dan Di Pekon -pekon. Sabtu (29/8/2020) Gandung menegaskan, pembatasan jarak sosial memang tetap menjadi imbauan utama yang harus dilakukan oleh masyarakat. Ia menilai beraktivitas di rumah, menjaga jarak aman dan menghindari keramaian, sering mencuci tangan dengan sabun, melaksanakan etika batuk dan bersin, rajin olah raga dan istirahat yang cukup merupak cara yang paling efektif untuk menghindari ancaman COVID-19. Meskipun demikian, Gandung tak menampik jika masyarakat tetap sesekali harus keluar rumah untuk keperluan yang mendesak. “Bila ada keperluan mendesak dan terpaksa keluar rumah, jangan lupa pakai masker,” ucapnya. Gandung juga mengingatkan agar warga tidak melakukan Berkerumun di tempat ramai . Sedangkan bila ada pendatang atau warga yang baru pulang dari wilayah terdampak COVID-19, ia menekankan agar mereka melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Jika ada gejala yang mengindikasikan infeksi COVID-19, barulah warga atau pendatang tersebut bisa datang atau melapor ke puskesmas terdekat. “Kalau ada gejala batuk, pilek dan sesak nafas, segera ke rumah sakit atau puskesmas terdekat,” ucapnya. Di sisi lain, Gandung berharap masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Ia pun menginstruksikan seluruh kepala Pekon , babinsa, babinkamtibmas, ketua RT Atau Kadus, kader PKK dan semua pihak, jangan bosan mengingatkan kepada warga. Ini demi kepentingan dan kekompakan kita bersama untuk mencegah penularan COVID-19,” tutur Gandung . Virus corona, kata Gandung , sebenarnya sangat lemah dan tidak bisa bertahan lama di lingkungan dengan panas matahari dan sabun penghilang lemak. Namun tentunya, ketahanan tubuh atau imun manusia sangat menentukan mudah atau tidaknya penularan. “Jaga kondisi tubuh kita dengan asupan makanan bergizi, konsumsi vitamin dari buah dan sayur, serta biasakan berjemur matahari minimal 15 menit sehari. Untuk lingkungan kita, jaga kebersihannya. Jangan sampai ada ruangan lembab di rumah, semprotkan disinfektan (lakukan disinfeksi) dengan bahan yang mudah didapat secara berkala,” kata Gandung .ucapnya